Jeda yang Menjaga, Menitip Rasa pada Ketetapan-Nya
"Sering kali, cara terbaik memuliakan rasa adalah dengan meletakkannya kembali ke genggaman Pemiliknya. Berjarak, membiarkan waktu menjadi tirai yang menundukkan pandangan. Lantas, di tengah sunyi yang menguji ini, timbul sebuah tanya: jeda yang bagaimanakah yang Allah maksudkan untuk menjaga kesucian hati? Apakah hilangnya kehadiran, ataukah dewasanya jiwa dalam mengendalikan rasa?" Memasuki gerbang usia kepala dua ternyata membawa banyak percakapan baru ke dalam ruang batin. Salah satunya adalah tentang makna sebuah batasan; sesuatu yang begitu mudah diucapkan, namun teramat riuh saat harus dipraktikkan oleh manusia yang sedang bertumbuh dewasa. Ada masa di mana dua raga tampak seperti dua kutub yang tidak akan pernah punya alasan untuk saling sapa. Namun, waktu selalu punya caranya sendiri untuk mencairkan jarak. Dimulai dari sebuah pesan singkat yang tak terduga, arus obrolan itu pelan-pelan membawa dua jiwa pada kedekatan yang kian intens. Hingga pada satu titik, sebuah ...