"Salahkan Jika Menjauh Demi Taat ?" | Lentera Catun
Kau mengenalnya, mengaguminya, dan diam-diam namanya sering hadir dalam doa. Tapi engkau juga tahu menuruti hati tanpa kendali hanya akan menyeretmu pada rasa yang tak pasti. Maka engkau memilih menjaga jarak, bukan karena tak peduli, namun tak ingin rasa ini salah arah ke arah terumbang ambing dalam angan, terjerat fatamorgana dalam harapan, karena kau takut rasa itu semakin mengakar, menumbuhkan harapan di tempat yang salah.
Padahal, engkau bisa saja menjadikan hadirmu jadi alasan bahagia. Tapi kau memilih bertahan, memilih jalan yang sunyi, karena kau sadar cinta sejati tak akan pernah meminta tergesa-gesa. Untuk saat ini, mari fokuskan memperbaiki diri, menguatkan iman yang sering rapuh agar hati tak mudah goyah. Biarlah waktu yang merangkai kata, biarkan doa yang menguatkan asa, sampai tiba saatnya hati ini siap menyambut takdir-Nya.
Biarkan waktu yang menjawab dan takdir yang mempertemukan, jika memang dia yang tepat tidak ada jarak yang mampu memisahkan, tidak ada waktu yang mampu melupakan.
Karena cinta yang paling indah bukan yang tergesa, tapi yang tumbuh dalam kesabaran, hingga akhirnya Allah Ridha menyatukan. Ingat kita punya cinta, islam punya aturan💫.
Komentar
Posting Komentar